Sindiran ”Kontroversi” Lewat Single
Disebut-sebut sosok kontroversi, The Law cuek. Bukan karena tak perduli, percaya atau nggak, karya yang diciptakan yang disebut-sebut kontroversi ini rupanya memiliki makna terselip didalamnya. Makna permusuhan? belum tentu.
Pada dasarnya musik rap selalu mengutamakan kebebasan. Kebebasan berpendapat, kebebasan berkarya bahkan sampai kebebasan dalam penggunaan kata-kata. Coba lihat produk karya rapper luar negri terutama di Amrik, sebagai Negara kelahiran dan perkembangan musik yang satu ini. Dalam cover depannya selalu tertera peringatan bimbingan orang tua karena lirik yang dipakai kelewat kasar dan kotor. Meski tak banyak rapper di Indonesia seperti itu, tapi kini muncul sosok The Law yang mengusung karakter tersebut. Bagi penggemar musik Rap tanah air, hal ini tentu sudah biasa. Tapi untuk orang diluar komunitas itu, hal ini yang ujungnya disebut kontroversi.
Di single pertamanya, The Law di tuding menghujat semua musisi yang ada di Indonesi. Bahkan mengkatai beberapa musisi yang santer sering terlihat di berbagai infotainment. Menurut rapper yang memiliki nama asli Irwan ini, sebenarnya semua yang dilakukanya itu tak ubahnya kritikan atas semua yang terjadi dalam kehidupan kesehariannya. Seperti berita gak penting dari selebritis yang menjadi makanan lezat para pembuat infotainment. “Sebenarnya single pertama saya bermakna sindiran atas maraknya berita infotainment yang kurang mendidik selama ini. Meski saya ceritakan dengan blak-blakan dan bahasa apa adanya, tapi single “Dhani Mulan” sebenarnya saya buat dengan tujuan peringatan untuk berita infotainment yang kadang kurang mendidik,” jelasnya.
Gak cuman di single pertamanya, di single kedua The Law masih mengusung tema sindiran. Meski tak se kontroversi single pertama, single yang di beri judul “RBT Ku” ini mungkin diartikan The Law sebagai keluh kesah dan sindiran musisi seperti dirinya yang banyak dirugikan akibat pembajakan. “Sebenarnya saya gak mendukung penjualan RBT. Karena susah-susah diciptakan cuman dipakai sepenggal. Tapi gimana lagi, pembajakan udah meraja lela,” jelasnya saat di Surabaya. Baik buruknya karya menurut The Law diserahkan kembali ke industry. Oleh karena itu, meski banyak yang menganggapnya sosok kontroversi, The Law akan terus berkarya. Di bawah asuhan Ahmad Dhani, Rapper Republc Cinta Manajemen ini juga berharap punya album sendiri. Adi










