Sekarang Bukan Lagi Mimpi
Seperti halnya pakaian, gitar yang digunakan superstar sering dijadikan Role Model setiap orang. Mulai dari bentuk body, sound, Spesifikasi, sampai kalau bisa merk yang setara dengan gitaris idola seakan memberi kebanggaan tersendiri bagi setiap orang yang memainkan, terlebih lagi memilikinya. Nah, buat Loe yang berduit, jelas tak ada lagi halangan. Tapi bagaimana buat Loe yang punya duit pas-pasan, alias pendapatan masih “nodong” ortu? Tenang aja, banyak solusi untuk bisa bergaya ala gitaris idolamu, berikut ulasan yang mungkin bisa membantu.
Buat Loe yang suka genjrang-genjreng, dan suka kumpulin gitar, pernah gak kebayang punya gitar sama seperti yang dipegang gitarismu ? Hmmm… 70 sampai 99% pasti jawabannya iya. Tapi masalahnya bisa gak ya, uang tabungan buat beli gitar jenis yang sama, apa lagi punya musisi luar negri macam Steve Vai atau Jimmy Hendrik yang harganya bisa berpuluh-puluh juta.
Kalau itu yang sering mengganjal keinginanmu, maka cobalah cara yang satu ini. Di Indonesia, selain pabrik gitar, banyak sekali perajin-perajin rumahan yang mahir bikin gitar “custom”. Gak cuman bikin body dan cat yang sama lho, pengetahuan mereka yang rata-rata jebolan pabrik gitar mampu membuat spesifikasi sampai sound yang sama dengan gitar yang kita inginkan. Dan lebih mantabnya lagi, harga sangat murah bos. Antara Rp 2,5 juta samapai Rp 10 juta. Coba bandingin dengan merk pabrikan yang sama. Yah, meski aspal, asli tapi palsu, paling gak cara ini cukup mengobati napsu terpendam..
Nah, itu buat Loe yang nge-fans gitaris ala musisi dalam negri, macam Eet “Edane”, Lux’s “Super Glad” atau Rama “Nidji”. Mungkin kali ini Loe lebih beruntung. Karena beberapa type gitar yang mereka dan beberapa gitaris dalam negri adalah produksi lokal. Salah satunya Radix Gitar yang mengendors beberapa gitaris Indonesia. “Gak semua gitaris bisa kita endors. Karena saya memilih-milih gitaris satu yang mewakili satu jenis musik tertentu. Misalnya, hanya Eet yang mewakili musik Rock. Selain skill, komunitas biasanya menjadi kriteria kita memilih seseorang,” papar Toin Owner Radix Guitars pas di temui HC di Jakarta..
Nah, mungkin gak sedikit diantara kalian pasti bertanya, apa orang-orang yang di endors itu suka type gitar, atau pura-pura suka karena di bayar? “Sebelum menentukan type gitar gitaris yang kita endors, biasanya dimulai dengan pembicaraan saya dengan sang artis. Akhirnya dibikin khususu model, spesifikasi, sound sampai mereka benar-benar ngerasa ini gitar Gua banget,” tambah Toin.
Masih belum sepenuhnya tertarik? coba yang satu ini. Untuk bisa memilili 1 set gitar yang sama persis dengan Eet “Edane”, Sony “J Rocks”, Rama “Nidji” dan sebagainya, Radix cuman mematok harga tak kurang dari Rp 4 juta. Adi









