Kembali Saat Sumpah Pemuda

Komunitas indie Surabaya gak ada matinya. Paling gak itu yang terlihat dari eksisnya acara yang digagas Prambors Radio Surabaya. Yup, seakan menjadi wadah tersendiri, even ini menyuguhkan berbagai karya indie. Seperti Film dan Musik tentunya. Selain sebagai ajang silaturahmi antar generasi komunitas indie, even kali ini juga sering diadakan dengan tema-tema khusus. Sumpah Pemuda jadi tema pada 27 Oktober 2009 kemarin di Big Box Surabaya.
Even dibuka dengan pemutaran beberapa film indie karya Arek Suroboyo. Setelah itu dua band rock Princes dan Rekkles tampil bergiliran dengan Distorsi dan karakter suara yang kuat. Penampilan Prince dengan kostum merah putih seakan menambah atmosfir tersendiri di balik perayaan Sumpah Pemuda.
Gak cuman di dominasi band, even 2 mingguan ini, menghadirkan group Rap asal Surabaya Batos Loco. Berformasi Bowlez, Berto Booyqa, Big Boz dan Evret aksi mereka mempesona penonton dengan gaya MC-nya. Selain bercerita tentang kehidupan keseharian mereka melalui lirik, juga membawakan lagu spesial “Rasa Sayange”. “Tiga personil kita asal Maluku, dan ini mungkin sebagai suara hati kita karena lagu ini pernah di klaim Malaysia,” papar Bowlez. Bukan hanya lagu “Rasa Sayange” biasa, dalam lirik gubahannya, Batos Loco yang lahir 6 Juni 2006 juga mengajak menghilangkan perbedaan dan meningkatkan rasa nasionalisme.
Di even kali ini, pengunjung juga dihibur oleh penampilan dedengkot Musik Indie Surabaya, KaKaHaHa (Kuch Kuch Hota Hai). Band rock ini menyanyikan beberapa single yang pernah menjadi hit beberapa tahun yang lalu seperti “Pak Tani” dan sebagainya. Selain itu KaKaHaHa juga memperkenalkan satu single di album terbaru mereka “I Don’t Love You E Minor”.
Gak cuman bernyanyi sendiri dalam kesempatan membawakan 4 buah lagunya, KaKaHaHa juga berduet menggaet beberapa pentolan band ternama di Surabaya. Ada Bodas “Devadata” dan Made “Crucial Conflict”. Selain menjadi ajang reuni, penampilan KaKaHaHa kali ini masih sama seperti pertama kali mereka di kenal. Selain pamer skil bermusik, tingkah Bunali CS tak jarang membuat penonton terpingkal. Adi









