Saat Pecinta Novel Bikin Band
Satu lagi band asal Lampung yang siap meramaikan industri musik nasional, setelah Kangen band dan Hijau daun. Dengan menyuguhkan rasa Melayu sebagai mana band asal Lampung lainnya The Potters mengaku siap menjelajahi pasar musik nasional. Terlebih dibalik layar, ada sosok senior yang membuat mereka percaya diri.
Meski Doddy dengan Kangen band lebih ngetop dahulu, dan Rizky bersama tiga orang personil yang lain meneruskan eksistensi band ini jalinan persahabatan tetap terjaga dengan baik. Bahkan untuk urusan mencari label, Doddy adalah orang yang berjasa membawa the Potters langsung diterima salah satu label. “Gak cuman bawa band kita, di The Potters peran Doddy juga besar. Dia yang menciptakan semua single yang kita bawakan dengan The Potters, termasuk yang sekarang yang menjadi hit pertama kita “Keterlaluan”,” papar Risky. Meski dalam hal lagu lirik diciptakan oleh Doddy, dalam hal aransemen The Potters sepenuhnya yang menciptakan.
Hasilnya, album perdana mereka bertajuk “Bintangku” yang sudah mulai dirilis awal Juli 2009 yang berisikan 10 lagu. Meski masih membawa karakter melayu seperti dua pendahulunya, di album ini menurut Risky memberikan sentuhan baru, dengan memasukkan berbagai macam unsur musik, seperti rock, rock and roll sampai blues.
Nama the Potters sendiri diambil dari serial Harry Potter karya J.K. Rowling. Selain alasan, sama-sama pecinta novel ini, menurut personilnya, The Potters memiliki filosofi khusus. “Kita pengen memiliki kekuatan sihir seperti Harry Potter. Nah dengan musik, kita berharap memberikan keajaiban yang sama bagi pecinta musik Indonesia dan dunia,” papar Riski. Adi











hello,,, salam kenal buat the potter’s,
ehm,,, sempet kagum ma album pertamanya yang judulnya keterlaluan plus kaget ternyata sepupu irma juga ada dalam band ini, salam ja wat ka’ onik, phi,,, btw ka’ onik kenal ga nih ma irma, saudara dekat tapi gak pernah tahu siapa nya , hee,, he,,,